Abstract
Karya sastra merupakan dokumentasi sosiobudaya. Hal ini karena sosiobudaya turut mempengaruhi penciptaan karya sastra itu sendiri. Berikut ini kajian feminis pada novel Ronggeng Dukuh Paruk dan Perempuan Berkalung Surban. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa RDP dan PBS sama-sama mengangkat tentang perempuan, terutama anak perempuan. Ronggeng Dukuh Paruk mengeksploitasi anak perempuan dari segi ekonomi sedangkan Perempuan Berkalung Surban tidak memberi kesempatan kepada anak perempuan untuk menentukan kehidupannya sendiri. Kedua novel tersebut sama-sama menggambarkan ketidakadilan pada anak perempuan.
Cite
CITATION STYLE
Mulyaningsih, I. (2015). KAJIAN FEMINIS PADA NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” DAN “PEREMPUAN BERKALUNG SURBAN.” Indonesian Language Education and Literature, 1(1), 107. https://doi.org/10.24235/ileal.v1i1.75
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.