Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Moralitas dalam Aktivitas Ekonomi Digital Mahasiswa

  • Ganjar Mustopa D
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan ekonomi digital membuka ruang luas bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi seperti online entrepreneurship, content creation, digital marketing, dan freelancing. Namun, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai tantangan moral, termasuk manipulasi informasi, eksploitasi konsumen, ketidakjujuran dalam transaksi, serta pola konsumsi yang hedonistik. Artikel ini bertujuan mengkaji hubungan antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dan upaya penguatan moralitas mahasiswa dalam aktivitas ekonomi digital melalui metode kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI memiliki potensi besar dalam membangun fondasi etika digital berbasis nilai-nilai Islam seperti kejujuran (?idq), amanah, keadilan (‘adl), tanggung jawab, dan ihsan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai keagamaan mampu membentuk etika digital yang positif, meningkatkan kontrol diri, dan menurunkan potensi penyimpangan moral dalam aktivitas ekonomi online. Artikel ini menyimpulkan bahwa kurikulum PAI perlu mengintegrasikan literasi digital dan etika ekonomi digital berbasis syariah untuk menjawab tantangan moralitas ekonomi digital mahasiswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ganjar Mustopa, D. (2026). Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Moralitas dalam Aktivitas Ekonomi Digital Mahasiswa. Ta’lim: The Islamic Religious Educational Journal, 4(1), 23–31. https://doi.org/10.65585/jt.v4i1.185

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free