Abstract
Rancangan penelitian ini didasarkan pada penelitian tindakan kelas (PTK) di SMP, SMPN-3 Parenggean. Penelitian ini menemukan bahwa model berbasis komunitas belajar: 1) Hasil pembelajaran kondisi awal IPS Terpadu Kompetensi Dasar mendeskripsikan melalui pendekatan Komunitas Belajar diperoleh data dimana pada masa prasiklus mencapai rata – rata 63,33 dan hanya 50 % siswa mencapai nilai 70 atau > 70. Padahal idealnya minimal harus mencapai 100% siswa mendapat 70 atau > 70. 2)Hasil belajar pada siklus I terdapat kenaikan prestasi belajar berupa rata – rata kelas menjadi 69,89 dan sebanyak 65 % siswa memperoleh nilai tuntas. Nilai terendah adalah 50 dan nilai tertinggi adalah 90. 3) Hasil belajar pada siklus II terdapat kenaikan prestasi belajar berupa rata – rata kelas menjadi 83.3 dan sebanyak 90 % siswa memperoleh nilai tuntas. Nilai terendah adalah 70 dan nilai tertinggi adalah 100. 4) Karena dalam penelitian ini terjadi peningkatan prestasi belajar siswa , maka peneliti berkesimpulan bahwa model pembelajaran komunitas belajar sangat cocok digunakan dalam pembelajaran IPS Terpadu.
Cite
CITATION STYLE
Suprantini, E., Rohaetin, S., & Octobery, R. (2020). Upaya Peningkatan Prestasi Belajar IPS Terpadu Melalui Pendekatan Komunitas Belajar di Kelas VIII SMPN-3 Parenggean Tahun Pelajaran 2016/2017. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(02), 21–28. https://doi.org/10.37304/jpips.v8i02.1082
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.