ANALISIS KUALITAS BOBA (TAPIOCA PEARL) DAUN KATUK (Sauropus Androgynus) DAN KACANG HIJAU (Vigna Radiata l.) SEBAGAI ALTERNATIF SELINGAN KAYA PROTEIN DAN ZAT BESI BAGI REMAJA ANEMIA

  • Utari A
  • Moviana Y
  • Judiono J
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anemia dapat dikatakan sebagai salah satu masalah kesehatan yang banyak dihadapi oleh remaja Indonesia, berdasarkan data RISKESDAS 2018 terlihat adanya tren peningkatan prevalensi anemia pada remaja yaitu terdapat 32% remaja di Indonesia yang mengalami anemia. Salah satu bentuk pencegahan anemia adalah dengan meningkatkan asupan makanan tinggi besi serta meningkatkan kandungan gizi pada produk makanan. Daun katuk mengandung 6,4 g protein dan 3,5 mg zat besi dan kacang hijau mengandung 22,9 g protein dan 7,5 zat besi. Daun katuk dan kacang hijau dapat diolah menjadi produk boba. Penelitian ini dilakukan untuk melihat kualitas organoleptik (warna, aroma, rasa, terkstur dan keseluruhan), kandungan protein dan zat besi dari boba daun katuk dan kacang hijau. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah ekperimental. Kualitas boba yang di analisis adalah organoleptik, kandungan protein dan zat besi. Uji organoleptik dilakukan pada tiga imbangan daun katuk dan kacang hujau menggunakan uji hedonik, yaitu F1 (70%:30%), F2 (50%:50%) dan F3 (30%:70%). Hasil uji orgaoleptik yang dilakukan kepada 30 panelis agak terlatih menunjukan formula yang memiliki hasil organoleptik terbaik adalah F1. Dalam 100 gr boba daun katuk dan kacang hijau mengandung protein sebesar 1,65% dan zat besi sebesar 1,36 mg. Boba daun katuk dan kacang hijau dapat dijadikan sebagai alternatif makanan selingan bagi remaja anemia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Utari, A. C. A., Moviana, Y., Judiono, J., Hastuti, W., Fauziyyah, R. N., & Mulyo, G. P. E. (2023). ANALISIS KUALITAS BOBA (TAPIOCA PEARL) DAUN KATUK (Sauropus Androgynus) DAN KACANG HIJAU (Vigna Radiata l.) SEBAGAI ALTERNATIF SELINGAN KAYA PROTEIN DAN ZAT BESI BAGI REMAJA ANEMIA. Jurnal Gizi Dan Dietetik, 2(1), 38–45. https://doi.org/10.34011/jgd.v2i1.1305

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free