Abstract
Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa menjadi kopra dan arang tempurung di Desa Kakenauwe cukup besar yakni untuk kopra nilai tambah usaha kopra diperoleh sebesar Rp 2.250/kg, nilai tambah terhadap pengolahan kopra lebih banyak dinikmati oleh perusahaan (pengolah) sebesar Rp 2.134,71/kg (94,88%) sedangkan imbalan tenaga kerja sebesar Rp 115,29/kg (5,12%) sedangkan nilai tambah usaha arang tempurung diperoleh sebesar Rp 714,29/kg, nilai tambah terhadap pengolahan tempurung lebih banyak dinikmat oleh perusahaan (pengolah) sebesar Rp 618,21/kg (86,55%) sedangkan imbalan tenaga kerja arang tempurung sebesar Rp 96,07/kg (13,45%).
Cite
CITATION STYLE
Purnamasari, W. O. D. (2022). Analisis Nilai Tambah Kelapa Menjadi Kopra dan Arang Tempurung di Desa Kakenauwe Kabupaten Buton. Media Agribisnis, 6(1), 121–128. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v6i1.2462
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.