Abstract
Tingkat menyusui di Indonesia menurun, dengan hanya 48,6% bayi mendapatkan ASI dalam satu jam pertama setelah lahir pada 2021 dibandingkan 58,2% pada 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan kebidanan komprehensif meliputi kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan kontrasepsi. Subjek penelitian, Ny. T (G3P2A0) dengan usia kehamilan 39-40 minggu, menjalani asuhan di Puskesmas Babakan dari Februari hingga Mei 2024. Pendekatan studi kasus digunakan dengan metode deskriptif melalui anamnesis, observasi, dan pendokumentasian SOAP. Intervensi mencakup dua kali kunjungan ANC, pendampingan persalinan, empat kali kunjungan nifas, dan tiga kali asuhan bayi baru lahir. Keluhan nyeri selama kehamilan diatasi dengan edukasi kesehatan. Persalinan berlangsung normal pada 4 Maret 2024 pukul 04.50 WIB, melahirkan bayi perempuan sehat dengan berat 3.900 gram dan panjang 51 cm. Pada masa nifas, ibu mengalami produksi ASI kurang, yang diatasi dengan perawatan payudara, pijat oksitosin, dan oketani. Asuhan bayi baru lahir berjalan tanpa komplikasi. Ibu memilih IUD sebagai metode kontrasepsi. Asuhan kebidanan komprehensif ini diharapkan meningkatkan pemahaman ibu mengenai kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan program Keluarga Berencana.
Cite
CITATION STYLE
Faidah, A., & Indra L, P. (2025). Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “T” Di UPTD Puskesmas Babakan Kabupaten Cirebon Tahun 2024. MEJORA Medical Journal Awatara, 3(1), 70–75. https://doi.org/10.61434/mejora.v3i1.266
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.