Respon Pemberian Konsentrasi BAP Terhadap Pertumbuhan Stevia Rebaudiana Secara In Vitro

  • Tarigan R
  • Lutfiah Khairunnisa S
  • Ade Syafitra A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stevia rebaudiana Bertoni adalah tanaman yang menghasilkan pemanis alami dengan tingkat kemanisan 300 kali lebih manis dari tebu. Pengembangan stevia di Indonesia yaitu dengan perbanyakan biji melalui kultur jaringan dengan teknik in vitro. Keberhasilan kultur jaringan dipengaruhi oleh komposisi media dan Zat Pengatur Tumbh (ZPT). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mendapatkan level BAP yang optimum pada pertumbuhan stevia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan konsentrasi B0 (Media Kontrol/Tanpa pemberian BAP), B1 (0,5 ppm), B2 (1 ppm). B3 (1,5 ppm), B4 (2 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi BAP dapat menghambat pertumbuhan jumlah tunas, tinggi tanaman, dan jumlah daun. Konsentrasi optimum BAP terhdap multiplikasi tanaman stevia pada terdapat pada 1 ppm (B2).

Cite

CITATION STYLE

APA

Tarigan, R. A., Lutfiah Khairunnisa, S., Ade Syafitra, A., & Noer, Z. (2024). Respon Pemberian Konsentrasi BAP Terhadap Pertumbuhan Stevia Rebaudiana Secara In Vitro. Mediagro: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 20(3). https://doi.org/10.31942/mediagro.v20i3.11728

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free