ISLAM DAN PERSAINGAN IDEOLOGI DI PARLEMEN (STUDI KASUS: PRO KONTRA PEMASUKAN "TUJUH KATA" PIAGAM JAKARTA KE DALAM KONSTITUSI PADA MASA REFORMASI)

  • Faiz P
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ideologi merupakan pijakan dan arahan cita-cita luhur yang terbangun dari sistem nilai-nilai idealistik. Dalam kehidupan sosial, kehadiran ideologi tidak bisa dinafikan, tetapi mengingat bahwa ideologi sering diselewengkan, diantaranya untuk mengejar kekuasaan dan mempertahankan status quo, maka pekerjaan yang mesti dilakukan adalah menjaga kemurnian dan fitrah dari ideologi itu sendiri sehingga kehadirannya benar-benar dapat meningkatkan kehidupan manusia ke taraf yang lebih baik dalam setiap perkembangan waktu. Cara untuk menjaga hal tersebut adalah dengan tetap menjaga semangat kritisisme.

Cite

CITATION STYLE

APA

Faiz, P. M. (2017). ISLAM DAN PERSAINGAN IDEOLOGI DI PARLEMEN (STUDI KASUS: PRO KONTRA PEMASUKAN “TUJUH KATA” PIAGAM JAKARTA KE DALAM KONSTITUSI PADA MASA REFORMASI). Jurnal Hukum & Pembangunan, 35(2), 217. https://doi.org/10.21143/jhp.vol35.no2.1464

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free