Abstract
In the industrial era 4.0, technological developments are increasingly progressing, including the field of software engineering. Therefore, a solution is needed to overcome problems during software development, especially application performance. The solution uses design patterns, one of them is the builder design pattern. The Builder Design Pattern is a design pattern in the world of programming that is used to simplify the process of creating complex objects by breaking and breaking code into simpler parts. The method used in this study is an experimental approach, in which researchers look for the influence between variables by using the benchmark evaluation method. This research was conducted by creating two program codes, one using the Builder Design Pattern and the other without using the Builder Design Pattern. Then, the two codes are tested using several performance metrics such as execution time and memory usage. The results of this research show that the use of the Builder Design Pattern can significantly affect performance in some cases. Therefore, the use of the Builder Design Pattern must be considered properly depending on the needs of the application being built to produce an application with maximum performance. Key Words: Design Pattern, Builder Design Pattern, Benchmark, Execution Time Pada era industri 4.0, perkembangan teknologi semakin mengalami kemajuan termasuk bidang rekayasa perangkat lunak. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk mengatasi masalah saat develop perangkat lunak khususnya performa aplikasi. Solusi tersebut dengan menggunakan design pattern, salah satunya builder design pattern. Builder design pattern merupakan salah satu design pattern dalam dunia pemrograman yang digunakan untuk mempermudah proses pembuatan objek kompleks dengan cara memecah dan kode menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan eksperimental, dimana peneliti mencari pengaruh antar variabel dengan menggunakan metode evaluasi benchmark. Penelitian ini dilakukan dengan membuat dua kode program, dimana satu menggunakan Builder design Pattern dan yang lainnya tanpa menggunakan builder design pattern. Kemudian, kedua kode tersebut diuji dengan menggunakan beberapa metrik performa seperti waktu eksekusi dan penggunaan memori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan builder design pattern dapat mempengaruhi performa yang cukup signifikan dalam beberapa kasus. Oleh karena itu, penggunaan builder design pattern harus dipertimbangkan dengan baik bergantung pada kebutuhan aplikasi yang dibangun untuk menghasilkan aplikasi dengan performa yang lebih maksimal. Kata Kunci: Design Pattern, Builder Design Pattern, Benchmark, Execution Time
Cite
CITATION STYLE
Khairunisa, N., Rishwan, R. M., Saputro, R. A., & Carudin, C. (2024). Pengaruh Builder Design Pattern Pada Performa Aplikasi Dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Golang. Majalah Ilmiah UNIKOM, 22(1), 3–8. https://doi.org/10.34010/miu.v22i1.13379
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.