Potensi reproduksi dan morfometri lalat tentara hitam, Hermetia illucens (Linnaeus) (Diptera: Stratiomyidae) yang dipelihara pada kotoran ayam dan kotoran domba

  • Julita U
  • Kinasih I
  • Andini D
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Limbah kotoran ternak, seperti kotoran ayam dan kotoran domba merupakan salah satu limbah organik yang menimbulkan permasalahan lingkungan, seperti pencemaran bau tak sedap dan menjadi medium perkembangbiakan organisme patogen yang berbahaya untuk kesehatan. Lalat tentara hitam (black soldier fly [BSF]) diketahui memiliki kemampuan untuk mengonversi beragam jenis limbah organik secara efektif termasuk limbah kotoran ternak. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi reproduksi dan morfometri BSF yang dipelihara pada kotoran domba dan kotoran ayam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan, yaitu perlakuan kotoran ayam, kotoran domba, dan pakan ayam (kontrol) dengan masing-masing lima ulangan. Parameter yang diukur meliputi waktu perkembangan, morfometri, jumlah pasangan yang kawin, dan fekunditas. Perlakuan kotoran domba memiliki waktu perkembangan yang paling tinggi di antara perlakuan lainnya. Morfometri BSF dewasa yang dipelihara pada pakan ayam mempunyai nilai morfometri tertinggi dibandingkan kotoran ayam dan kotoran domba. BSF yang dipelihara dengan pakan ayam mempunyai jumlah pasangan kawin terbanyak (44 pasang) dibandingkan yang diberi kotoran domba (31 pasang) dan kotoran ayam (20 pasang). Fekunditas telur tertinggi terdapat pada BSF yang diberi pakan ayam (3.535 butir). Hal ini menunjukkan bahwa kotoran ayam dan kotoran domba cocok sebagai media pertumbuhan BSF, namun potensi reproduksinya lebih rendah dibandingkan pakan ayam.Livestock manure such as chicken and sheep manures causes environmental problems such as odor pollution and pathogens found in livestock manure are harmful to animal and human health. The black soldier fly (BSF) have the ability to convert various types of organic waste effectively including livestock manure. Information on the reproductive potential and morphometry of BSF reared on livestock manure is still lack, as important data for optimizing the use of BSF to manage livestock manure. This study aims to determine the reproductive potential and morphometry of BSF reared on sheep and chicken manures. This experimental study used completely randomized design with three treatments, consist of chicken manure, sheep manure, and chicken feed as control. The development time, morphometry, mating frequency, and BSF fecundity were assessed. The sheep manure treatment had the highest development time among other treatments. Adult BSF morphometry reared on the chicken feed had the highest morphometric values compared to the chicken manure and the sheep manure. BSF reared on chicken feed had the highest number of mating pairs (44 pairs) compared to those treated with sheep manure (31 pairs) and chicken manure (20 pairs). The highest egg fecundity was found in BSF treated with chicken feed (3,535 eggs). These suggested that chicken manure and sheep manure are suitable as growth media for BSF, while its reproductive potential is lower compared to chicken feed.

Cite

CITATION STYLE

APA

Julita, U., Kinasih, I., & Andini, D. (2023). Potensi reproduksi dan morfometri lalat tentara hitam, Hermetia illucens (Linnaeus) (Diptera: Stratiomyidae) yang dipelihara pada kotoran ayam dan kotoran domba. Jurnal Entomologi Indonesia, 20(2), 161. https://doi.org/10.5994/jei.20.2.161

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free