Abstract
Budidaya tanaman padi dengan sistem ratun merupakan salah satu upaya peningkatan produksi padi di Lahan pasang surut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu panen dan pemupukan Nitrogen tanaman utama terhadap pertumbuhan dan hasil ratun padi di Lahan pasang surut. Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2019 di Lahan Percobaan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin di Desa Seri Menanti Kecamatan Tanjung Lago, yang terletak pada -203’45, 972”S 104045’36,054”E. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang diulang sebanyak tiga kali. Adapun Petak Utama: Pemupukan N (N) terdiri dari N1; ½ dosis saat tanam + ½ dosis fase primordia, N2;1/3 dosis saat tanam + 1/3 dosis fase primordia + 1/3 dosis saat panen, dan N3; 1/3 dosis saat tanam + 1/3 dosis fase primordia + 1/6 dosis saat panen + 1/6 dosis pada 21 hari setelah panen. Anak Petak : Waktu panen (W) terdiri dari W1; tanaman utama dipanen 5 hari sebelum 100% masak, W2; tanaman utama dipanen saat 100% masak dan W3; tanaman utama dipanen 5 hari setelah 100% masak. Hasil penelitian menunjukan, waktu panen dan pemupukan N tanaman utama berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil ratun padi di Lahan pasang surut. Perlakuan waktu panen 5 hari sebelum 100% masak dan pemupukan N yang diberikan 1/3 dosis saat tanam + 1/3 dosis fase primordia + 1/3 dosis saat panen (W1N2), cenderung menunjukkan hasil ratun padi lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya, yaitu sebesar 2.06 ton ha-1 atau 54.2 persen dibanding hasil tanaman utama.
Cite
CITATION STYLE
Gribaldi, G., Nurlaili, N., & Effendy, I. (2020). Pengaturan Waktu Panen dan Pemupukan Nitrogen Tanaman Utama Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ratun Padi pada Lahan Pasang Surut. AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 4(2), 121–128. https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v4i2.131
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.