Abstract
Di era digital, akses informasi yang lancar sangat penting untuk transparansi dan akuntabilitas. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) mengembangkan layanan informasi publik berbasis website untuk meningkatkan keterbukaan dan efisiensi komunikasi dengan masyarakat. Pengembangan website ini mengikuti tahapan identifikasi tujuan dan sasaran, analisis kebutuhan pengguna, serta pemilihan teknologi dan platform yang sesuai, dengan menggunakan framework Bootstrap dan perangkat lunak desain UI Figma. Metode Waterfall diterapkan dalam pengembangan sistem ini, meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, integrasi dan pengujian, serta pemeliharaan. Pengujian menggunakan User Acceptance Testing (UAT) memastikan website berjalan sesuai spesifikasi. Hasilnya, website layanan informasi publik KPI dirancang dengan antarmuka yang responsif dan ramah pengguna, menampilkan informasi publik, visi, misi, struktur PPID, dan data layanan publik secara jelas dan informatif. Alur permohonan informasi publik digambarkan dalam desain 3D yang menarik. Dengan pengembangan ini, KPI berkomitmen meningkatkan aksesibilitas dan transparansi informasi publik, mendukung peran KPI dalam mengelola informasi publik secara lebih baik dan responsif terhadap tuntutan era digital.
Cite
CITATION STYLE
Simarmata, M. K., & Cuhenda. (2024). Pengembangan Layanan Informasi Publik Berbasis Website PPID Komisi Penyiaran Indonesia. Informatech : Jurnal Ilmiah Informatika Dan Komputer, 1(2), 85–90. https://doi.org/10.69533/2bqz9894
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.