Abstract
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan latar sosial budaya pengarang Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra, (2) mendeskripsikan struktur dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropakarya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra, (3) mendeskripsikan nilai profetik dan pendidikan Islam humanistik dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropakarya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra (4) mendeskripsikan relevansi nilai profetik dan pendidikan Islam humanistik dengan relevansi dalam pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode dialektik, dengan model semiotik dan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian ini adalah nilai profetik dan pendidikan Islam humanistik menghasilkan (1) pendidikan dan humanum, (b) pendidikan dan humanitas, (3) pendidikan dan humaniora, dan misi profetik nya(1) Amar ma’ruf (humanisasi), (2) Nahi munkar (liberasi) (3) Tu’minuna billah (transendensi). Relevansinya nilai profetik dan pendidikan Islam humanistik dengan pembelajaran sastra Indonesia di SMA dapat dilihat dari standar kompetensi yang telah ditetapkan berupa sikap (attitude) sama dengan pendidikan dan humanitas, keterampilan (skill) sama dengan pendidikan dan humaniora, dan pengetahuan (knowledge) sama dengan pendidikan humanum. Kata Kunci: Nilai profetik, pendidikan Islam humanistik, novel 99 cahaya di langit Eropa, kajian semiotik, relevansi pembelajaran sastra Indonesia di SMA.
Cite
CITATION STYLE
Ferdiansyah, F. (2017). NILAI PROFETIK DAN PENDIDIKAN ISLAM HUMANISTIK DALAM NOVEL 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA KARYA HANUM SALSABIELA DAN RANGGAALMAHENDRA: KAJIAN SEMIOTIK DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI SMA. Kajian Linguistik Dan Sastra, 2(1), 49. https://doi.org/10.23917/kls.v2i1.5352
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.