Effectiveness and Side Effects in the Management of Multi-Drug-Resistant Tuberculosis (MDR-TB): A Narrative Review

  • Sanjaya D
  • Meriyani H
  • Juanita R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Multi-drug resistant tuberkulosis (MDR-TB) menyebabkan angka kesembuhan menjadi menurun. Secara global, angka kejadian MDR-TB pada tahun 2015-2020 relatif stabil namun terjadi peningkatan pada tahun 2021. Pada tahun 2020, World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat 437.000 kasus MDR-TB di dunia dan jumlah tersebut mengalami peningkatan menjadi 450.000 kasus pada tahun 2021. Adanya berbagai macam rejimen terapi yang direkomendasikan WHO maka perlu dilakukan sebuah kajian literatur yang memberikan gambaran tentang efektivitas terapi dan efek samping penggunaan obat pada kasus MDR-TB. Kajian ini akan memberikan keterbaruan informasi dan dapat dijadikan referensi untuk mengidentifikasi dan mengelola efek samping secara dini. Kajian literatur ini bersifat narrative review (kajian naratif) dengan mengumpulkan dan menelaah informasi dari berbagai artikel internasional tentang efektivitas dan efek samping pada penatalaksanaan MDR-TB. Pencarian artikel menggunakan database PubMed, PlosOne, dan ScienceDirect sejak Januari 2014 hingga Juni 2024. Sebanyak enam artikel relevan dari total 609 artikel yang disintesis. Secara deskriptif, efektivitas terapi MDR-TB menggunakan berbagai rejimen terapi dengan obat-obat yang direkomendasikan WHO menunjukkan angka kesembuhan yang tinggi (cured>50%). Angka kejadian efek samping pada terapi MDR-TB lebih kecil dibandingkan dengan efektivitas terapi. Namun, pada penelitian yang dilakukan di Rumah sakit di Wuhan Jinyintan-China pada periode Juli 2019-Desember 2020, menunjukkan adanya efek samping yang timbul pada semua subjek penelitian. Efek samping tersebut antara lain: mual dan muntah akibat penggunaan protionamide, gatifloksasin, dan etambutol; hiperurisemia akibat penggunaan pirazinamid, dan hiperpigmentasi akibat klofazimin. Pemilihan rejimen terapi disarankan berdasarkan pada hasil pemeriksaan kultur, kondisi pasien, serta ketersediaan obat di masing-masing negara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sanjaya, D. A., Meriyani, H., Juanita, Rr. A., Siada, N. B., & Noviani, L. (2025). Effectiveness and Side Effects in the Management of Multi-Drug-Resistant Tuberculosis (MDR-TB): A Narrative Review. Jurnal Ilmiah Medicamento, 11(1), 25–39. https://doi.org/10.36733/medicamento.v11i1.9685

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free