Abstract
Mi disukai masyarakat sebagai pengganti nasi karena praktis dan mudah diolah. Produk mi kurang didukung oleh nilai gizi yang seimbang. Mi kering ikan patin substitusi tepung labu kuning merupakan produk mi kering yang memiliki kandungan protein tinggi dan kadar air rendah sesuai SNI, tapi produk ini belum dilakukan analisis zat gizi makro lainnya dan juga zat gizi mikro Tujuan penelitian adalah menganalisis kandungan zat gizi makro dan mikro pada mi kering ikan patin substitusi tepung labu kuning. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan desain one-shot case study. Analsis zat gizi makro digunakan analisa proximat, metode kjedal. Analisa protein dan zat gizi mikro menggunakan metode AAS. Mi kering ini memiliki kadar air 7,51% - 9,68 %, kadar abu 1,46%-2,84, energi 383,005 kcal, protein 7,78 gram, lemak 4,865 gram dan karbohidrat 67,025 gram. Kebutuhan zat gizi makro berdasarkan PMK Nomor 28 Tahun 2019 anak usia 4-6 Tahun apabila mengonsumsi 1 porsi dapat menyumbang energi sebesar 13,67%, protein 35,56%, lemak 4,87% dan karbohidrat 15,23%. Mi kering ikan patin substitusi tepung labu kuning juga mengandung zat gizi mikro yang terdiri dari zink 2,155 mg, Zat Besi 4,16 mg, Kalsium 36,87 mg, albumin 0.01% dan betakaroten 4.066,883 µg. Mi kering ini mengandung zat gizi makro yang sesuai dengan SNI 8217-2015 dan peraturan BPOM 2016 sebagai pangan olahan tinggi protein. Zat gizi mikro seperti Zink, Zat Besi dan Betakaroten memenuhi syarat mutu SNI dan BPOM sebagai pangan olahan sumber vitamin dan mineral. Sedangkan kadar kalsium dan albumin belum memenuhi syarat BPOM karena kandungan zat gizi <15 % ALG.
Cite
CITATION STYLE
Fitriani, F., Yuniarti, & Ambarwati, R. (2023). ANALISIS KANDUNGAN ZAT GIZI MAKRO DAN MIKRO PADA MI KERING IKAN PATIN. ARGIPA (Arsip Gizi Dan Pangan), 8(1), 31–44. https://doi.org/10.22236/argipa.v8i1.10729
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.