Efektivitas Program Roots di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar dalam Mengatasi Bullying

  • Al Rasyid A
  • Gautama M
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas program Roots di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar dalam mengatasi bullying. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena bullying di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar mengalami peningkatan mulai tahun 2019 hinggga tahun 2022. Oleh sebab itu program Roots ini diterapkan dengan tujuan mengatasi bullying di Pondok Pesantren. Teori yang digunakan ini adalah teori fenomenologi yang dikemukakan oleh Alfred Schutz dan teori efektivitas program oleh Budiani. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Penentuan informan dilakukan dengan memakai teknik purposive sampling dengan 10 orang informan. Terdapat empat kriteria informan dalam penelitian ini yaitu: guru, siswa yang menjadi korban bullying dan peserta program kegiatan Roots. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan menunjukan bahwa program Roots di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar tidak efektif, karena tiga indikator pengukur efektivitas yaitu pertama efektivitas sosialisasi program, kedua, efektivitas tujuan program, ketiga, efektivitas pemantauan program tidak berjalan dengan baik sehingga berdampak pada tidak tercapainya tujuan program Roots.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Rasyid, A. Z. H., & Gautama, M. I. (2023). Efektivitas Program Roots di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar dalam Mengatasi Bullying. Jurnal Perspektif, 6(4), 310–318. https://doi.org/10.24036/perspektif.v6i4.819

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free