Abstract
Pembangunan jalan inspeksi yang berada di Waduk Brigif berpapasan langsung oleh Kali Krukut. Untuk mendapatkan trase jalan yang aman dan nyaman terhadap kelongsoroan maka dilakukan rancangn ulang badan jalan agar menghasilkan nilai faktor keamanan (Fk) ≥ 1,25 dan FK ≥ 1,10 jika gempa diperhitungkan. Kondisi lereng dihitung saat kondisi High Water Level (HWL) dan Low Water Level (LWL) dengan masing – masing perhitungan lereng asli dan dengan gempa. Analisis ini dilakukan dengan cara perhitungan manual dan software GeoStudio 2012 sub program SLOPE/W, kedua perhitungan menggunakan metode Simplified Bishop Method. Hasil analisis FK lereng kondisi HWL tanpa pengaruh gempa sebesar 3,20 untuk perhitungan manual dan 2,48 untuk SLOPE/W. Hasil analisis FK lereng kondisi HWL dengan pengaruh gempa sebesar 1,88 untuk perhitungan manual dan 1,72 untuk SLOPE/W. Hasil analisis FK lereng kondisi LWL tanpa pengaruh gempa 3,13 untuk perhitungan manual dan 2,58 untuk SLOPE/W. Kemudian hasil analisis FK lereng kondisi LWL dengan pengaruh gempa sebesar 2,20 untuk perhitungan manual dan 1,79 untuk SLOPE/W. Dari seluruh analisis menunjukkan bahwa kondisi lereng stabil. Dibutuhkannya dinding penahan tanah pada lereng untuk mencegah gerusan air. Digunakan dinding penahan tanah bronjong. Didapatkan nilai stabilitas dinding terhadap guling sebesar 4,25 ≥ 2, terhadap geser sebesar 1,59 ≥ 1,5 dan terhadap daya dukung tanah sebesar 825,31 kN/m ≥ 378 kN/m. Dari analisis stabilitas dinding penahan tanah ditunjukkan dinding penahan tanah bronjong mampu menahan guling, geser dan daya dukung tanah.
Cite
CITATION STYLE
Rifqi Aryadi, M., & * Y. (2022). Analisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah Pada Pembangunan Jalan Inspeksi Waduk Brigif. Jurnal Poli-Teknologi, 21(3), 108–122. https://doi.org/10.32722/pt.v21i3.5043
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.