Hubungan Jumlah Virus Terhadap Infeksi Oportunistik Pada Pasien Human Immmunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome

  • Audrieas A
  • Hidayat H
  • Hasbie N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Infeksi oportunistik merupakan faktor penyumbang utama angka kesakitan dan kematian pada penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS, yang terjadi akibat penurunan fungsi sistem imun. Salah satu faktor yang memengaruhinya ialah jumlah virus dalam tubuh pasien. Studi ini bertujuan guna melihat korelasi antara jumlah virus dengan insidensi infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Studi ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel mencakup 111 penderita HIV yang melaksankan terapi dan sesuai kriteria inklusi. Data berasal dari rekam medis meliputi jumlah virus dan jenis infeksi oportunistik, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil studi mendapatkan jika sebanyak 62 pasien (55,8%) mengalami infeksi oportunistik, dengan jenis infeksi terbanyak yaitu tuberkulosis  paru (45,2%), kandidiasis (21,0%), dan sifilis (16,1%). Hasil uji statistik didapatkan hubungan yang signifikan antara jumlah virus dengan kejadian infeksi oportunistik (p = 0,039). Ditinjau dari studi ini ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara jumlah virus dan infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS. Oleh karena itu, pemantauan viral load secara berkala penting dilakukan guna mendeteksi dini risiko infeksi oportunistik dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Cite

CITATION STYLE

APA

Audrieas, A., Hidayat, H., Hasbie, N. F., & Prasetia, T. (2026). Hubungan Jumlah Virus Terhadap Infeksi Oportunistik Pada Pasien Human Immmunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 13(1), 164–171. https://doi.org/10.33024/jikk.v13i1.21843

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free