PEMERIKSAAN BUTA WARNA, GOLONGAN DARAH DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI NAGARI SUMANIAK

  • Elliyanti A
  • Pertiwi D
  • Murni A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan masalah kesehatan yang banyak dijumpai di masyarakat. Anemia dan buta warna merupakan Kondisi kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas tumbuh kembang seorang anak, namun kondisi tersebut jarang disadari oleh orang tua, demikian pula dengan data golongan darah anak, yang juga jarang menjadi perhatian orang tua. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan buta warna, golongan darah dan kadar hemoglobin pada anak usia sekolah di Kenagarian Sumanik. Pelaksanaan kegiatan ini berupa penyuluhan kesehatan tentang cara mencuci tangan yang benar dan kewaspadaan terhadap konten internet, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan berupa tes buta warna, kadar hemoglobin dan golongan darah. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan pemeriksaan buta warna pada 79 orang anak dengan hasil 2 orang anak mengalami buta warna parsial. Pemeriksaan kadar Hemoglobin terhadap 77 orang anak, diperoleh hasil 28 anak (36,4%) mengalami anemia, dengan kadar hemoglobin 9,2-11,9 gr/dL. Pemeriksaan golongan darah terhadap 76 orang anak, diperoleh 1 orang anak dengan golongan darah B rhesus (-). Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa masih rendahnya pengetahuan anak usia sekolah di Kenagarian Sumaniak tentang cara mencuci tangan yang baik dan benar bahkan anak tidak mengetahui dampak buruk terkait konten dewasa di internet. Di samping itu terlihat anak berpenyakit anemia masih tergolong tinggi. Untuk itu diperlukan promosi kesehatan yang berkesinambungan. Untuk kelainan yang belum dapat diatasi pada saat kegiatan, dianjurkan untuk mendapatkan pengobatan ke pusat layanan kesehatan terdekat.The growth and development of children disturbance is a health problem that often is found in the community. Anemia and colour blindness are also health conditions that can affect the quality of growth and development of children, which parents rarely realize. The blood type of children is seldom defined in early ages by the parents. This activity aims to conduct health counselling, the examination of colour blindness, blood type, and hemoglobin levels in school-age children in Sumanik village. Methods: Activities were health education on how to wash hands properly and be aware of internet content. The activities were continued by a health examination, such as examining colour blindness, hemoglobin levels, and blood type. Testing of blood type on 76 children, two of 79 children has partial colour blindness. We found From 28 children (36.4%) having anemia, with hemoglobin levels 9.2-11.9 gr / dL, and one child has a blood type B rhesus (-). From this activity, it can be concluded that the low level of knowledge of school-age children in Kenagarian Sumaniak about how to wash hands properly and correctly, even children do not know the adverse effects associated with adult content on the internet. In addition, it appears that children with anemia are still relatively high. For this reason, continuous health promotion is needed. For disorders that can not be overcome at the time of activity, it is recommended to get treatment to the nearest health care centre.

Cite

CITATION STYLE

APA

Elliyanti, A., Pertiwi, D., Murni, A. W., Rofinda, Z. D., Hendriati, H., Julizar, J., … Wardiyah, H. (2020). PEMERIKSAAN BUTA WARNA, GOLONGAN DARAH DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI NAGARI SUMANIAK. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 3(2). https://doi.org/10.25077/bina.v3i2.199

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free