Abstract
Biskuit adalah produk bakeri kering yang dibuat dari tepung terigu dengan atau tanpa substitusinya,minyak/lemak, dan gula. Perkembangan produksi biskuit meningkat pesat sehingga menyebabkanmunculnya berbagai macam jenis biskuit, baik bentuk maupun kandungan gizinya. Biskuit memilikibanyak bentuk fungsional dan dapat diperkaya dengan kompleks mineral dan vitamin atau bahan tambahanpangan lainnya yang kaya nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi yang terbaik dalammengembangkan manfaat dan fungsionalitas biskuit terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian inimenggunakan metode kajian pustaka yang mengumpulkan dan mensintesis kesimpulan dari penelitian danliteratur yang sudah ada sebelumnya. Beras, kacang polong, dan kentang merupakan substitusi yang palingbanyak digunakan untuk tepung terigu. Biskuit yang difortifikasi dengan beras dan kedelai memiliki kadarprotein yang tertinggi. Substitusi tepung terigu juga dapan meningkatkan nutrien lainnya seperti asamlemak, serat dan asam amino. Oleh karena itu, terdapat peluang yang besar bagi industri biskuit untukmengembangkan berbagai produk sehat dan fungsional.
Cite
CITATION STYLE
Rafi Umar Raihan, & Feda Anisah Makkiyah. (2024). Manfaat Substitusi Tepung Terigu Dalam Produksi Biskuit. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 54–60. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v8i1.3243
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.