BURNOUT DAN KUALITAS HIDUP CIVITAS AKADEMIKA PADA MASA PANDEMI COVID-19: STUDI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET

  • Mashuri Y
  • Primaningtyas W
  • Hastuti H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
98Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Burnout sering dikaitkan dengan penurunan prestasi kerja maupun belajar, bahkan mempengaruhi kehidupan keseharian individu. Sejak bulan Maret 2020 Indonesia terkena efek pandemi coronavirus disease 2019 (COVID- 19), tak terkecuali pada seluruh civitas akademika Universitas Sebelas Maret (UNS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan burnout dengan kualitas hidup pada civitas akademika UNS pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang. Survei online tentang burnout dan kualitas hidup dilakukan pada bulan Agustus – September 2020. Burnout diukur dengan skala Maslach Burnout Inventory (MBI) yang berisi 22 item pertanyaaan dan telah diadaptasi sesuai dengan konteks Indonesia. Instrumen EQ5D, berisikan 5 item pertanyaaan, yang telah diadaptasi digunakan untuk mengukur kualitas hidup responden. Terdapat hasil korelasi yang signifikan antara skor burnout dengan kualitas hidup pada dosen dan mahasiswa (r= -0,2843 dengan nilai p= 0,011dan r= -0,4045 dengan nilai p= 0,001). Sedangkan untuk tenaga kependidikan didapatkan hasil yang tidak signifikan dengan r= -0,3323 dan p= 0,0903. Usaha komprehensif untuk mengurangi burnout pada civitas akademika diperlukan sebagai upaya peningkatan kualitas hidup.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mashuri, Y. A., Primaningtyas, W., Hastuti, H., Aryoseto, L., Qothrunnada, N., Febrinasari, R. P., … Probandari, A. N. (2022). BURNOUT DAN KUALITAS HIDUP CIVITAS AKADEMIKA PADA MASA PANDEMI COVID-19: STUDI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET. Biomedika, 14(1), 10–19. https://doi.org/10.23917/biomedika.v14i1.13280

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free