Abstract
Sungai Langsur merupakan Sub Sub DAS Semin yang terletak di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah yang melintas di kawasan industri. Pertumbuhan penduduk meningkat 0,83% tiap tahunnya sejak tahun 2007 hingga tahun 2018 yang diikuti dengan pertumbuhan industri tekstil 7,22%, sehingga tidak diikuti dengan pengelolaan limbah tekstil. Terdapat indikasi pencemaran air sungai dengan kekeruhan, warna dan bau yang tidak sedap akibat menerima limbah cair tekstil serta indikasi pencemaran airtanah sedikit asin yang dapat bersumber dari industri tekstil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran limbah cair serta menganalisis pengaruh limbah cair industri tekstil terhadap kualitas air sungai dan airtanah. Metode yang digunakan adalah metode campuran, dalam pengumpulan data berupa survei, pemetaan, dan uji laboratorium serta analisis data kualitatif berupa (Indeks Pencemaran). Pengambilan sampling air sungai dan airtanah dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Hasil uji laboratorium parameter kandungan limbah tekstil menunjukkan bahwa air sungai tercemar ringan hingga sedang akibat pengaruh konsentrasi limbah tekstil, serta kontribusi pemukiman dan pertanian sedangkan airtanah tercemar ringan akibat pengaruh air sungai yang menyuplai ke airtanah (influent). Tingkat pencemaran air sungai dan airtanah menjadi informasi untuk rekomendasi arahan pengelolaan air yang efektif dan efisien.
Cite
CITATION STYLE
Novianti, E., & Asrifah, Rr. D. (2021). PENGARUH LIMBAH CAIR TEKSTIL TERHADAP KUALITAS AIR DI SUB SUB DAS SEMIN KECAMATAN SUKOHARJO, KABUPATEN SUKOHARJO, JAWA TENGAH. JURNAL ENVIROTEK, 13(2), 61–69. https://doi.org/10.33005/envirotek.v13i2.131
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.