Abstract
Pemilihan kepala daerah yang bersifat langsung, mempengaruhi para calon berusaha mendapatkan popularitas untuk mendulang suara dengan melakukan kampanye atau pengenalan diri ke masyarakat dengan media. Pengenalan diri melalui media digunakan untuk membangun persepsi positif publik akan dirinya. Media menjadi alat yang digunakan dalam mengarahkan pengetahuan dan sikap masyarakat untuk menentukan pilihan. Pada penelitian ini, bertujuan mengetahui bagaimana konsep spiral of silence theory memandang bahwa orangorang yang memiliki sudut pandang minoritas mengenai isu-isu publik akan tetap berada pada kondisi suara mereka akan dibatasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yang digunakan adalah studi kualitatif dengan survey langsung dan studi literatur. Dari hasil studi didapatkan bahwa ada 3 asumsi dari spiral of silence theory bahwa masyarakat akan mengancam individu yang menyimpang dengan adanya isolasi; perasaan takut akan isolasi menyebabkan individu untuk setiap saat mencoba iklim opini; perilaku publik dipengaruhi oleh opini publik. Pembangunan opini publik melalui media akan membangun iklim ganda dari opini (dual climates of opinion) yaitu iklim yang dipersepsikan secara langsung oleh populasi dan iklim dari liputan media. Pada kondisi tersebut the train test dapat dilakukan untuk menguji sejauh mana orang akan mengemukakan opini mereka, dengan mengajukan beberapa tema percakapan kepada orang lain, jika terlihat interest dan mengikuti alut pertanyaan maka dianggap ada ketercapaian pembanguna opini publik. Pada orang-orang yang bertahan tidak mau mengemukakan opininya memilih menjadi the hard core. The hard core merupakan kelompok yang yang tetap berada pada titik akhir dari proses spiral of silence tanpa memperdulikan ancaman isolasi. Kondisi the hard core ditunjukkan dalam sikap diam, tidak memilih apapun tanpa menunjukan sikap agresi kepada lawan politik yang tidak dipilihnya.
Cite
CITATION STYLE
Rahmawati, R., Wibowo, B. Y., & Musahwi, M. (2018). Spiral of silence theory dalam Pemilihan Kepala Daerah. Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika, 4(1), 13. https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v4i1.4819
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.