Karakterisasi Morfologi dan Isoenzim Aksesi Pamelo [Citrus maxima (Burm.) Merr.] Berbiji dan Tidak Berbiji

  • Rahayu A
  • Susanto S
  • Purwoko B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter morfologi dan biokimia dengan isoenzim aksesi pamelo berbiji dan tidak berbiji asal Sumedang, Kudus, Pati dan Magetan. Karakter morfologi yang berperan dalam pengelompokan aksesi pamelo adalah tebal epikarp, pinggiran helai daun, panjang kantong jus, warna kulit buah masak, lebar sayap daun dan bentuk buah, sedangkan karakter isoenzim adalah MDH (Rf 0.11 dan 0.14) dan ACP (Rf 0.24 dan 0.33). Pita ACP Rf 0.24 dapat dijadikan penanda untuk membedakan aksesi berbiji dan tidak berbiji.  Dendrogram berdasarkan karakter morfologi memisahkan kelompok aksesi berbiji dan tidak berbiji pada koefisien kemiripan 0.63, dan berdasarkan isoenzim pada koefisien kemiripan 0.49. Dendrogram berdasarkan karakter morfologi dan isoenzim dapat membedakan antara aksesi berbiji, potensial tidak berbiji dan tidak berbiji. Hasil pemetaan komponen utama kongruen dengan dendrogram, yaitu dapat memisahkan aksesi berbiji maupun tidak berbiji, berdasarkan karakter morfologi, isoenzim maupun kombinasinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, A., Susanto, S., Purwoko, B. S., & Dewi, I. S. (2017). Karakterisasi Morfologi dan Isoenzim Aksesi Pamelo [Citrus maxima (Burm.) Merr.] Berbiji dan Tidak Berbiji. Jurnal Hortikultura, 27(1), 11. https://doi.org/10.21082/jhort.v27n1.2017.p11-22

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free