PEMBUATAN NANOKARBON DARI LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE HIDROTERMAL

  • Silitonga N
  • Tarigan N
  • Saragih G
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Meningkatnya kesadaran tentang polusi telah menyebabkan pengembangan solusi untuk masalah lingkungan dengan memaksimalkan pemanfaatan biomassa yang berlimpah untuk pembuatan nanokarbon. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah padat kelapa sawit menjadi material yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis menjadi nanokarbon dan material yang berteknologi tinggi. nanokarbon yang berasal dari pelepah dan cangkang sawit yang dibuat melalui metode hidrotermal dengan 180oC selama 2 jam dengan pelarut air dan dilakukan metode ultrasonikasi selama 15 menit. Nanokarbon yang didapat  dikarakterisasi menggunakan Fourier Tranform Infrared (FTIR), X-Ray Difraktometer (XRD), dan Particle Size Analyzer (PSA). Dari hasil analisa gugus fungsi menggunakan FTIR telah menunjukan gugus fungsi nanokarbon dan ditemukan perubahan ukuran partikel yang sangat signifikan dari proses sebelum dan sesudah proses hidrotermal, yaitu 895,2 nm menjadi 334,2 nm. Peningkatan volume pori dan luas permukaan partikel masing-masing sebesar 3,5% dan 63% setelah proses hidrotermal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Silitonga, N., Tarigan, N., Saragih, G., Purwandari, V., & Akbari, A. Z. (2023). PEMBUATAN NANOKARBON DARI LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE HIDROTERMAL. JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN, 7(1), 35–40. https://doi.org/10.51544/kimia.v7i1.3906

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free