Desain Awal dan Analisa Computational Fluid Dynamics (CFD) Aliran Fluida Cair yang Melewati Objek Silinder Terbelah

  • Baananto F
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Komputasi Dinamika Fluida atau biasa disebut dengan Computational Fluid Dynamics (CFD) merupakan metode untuk menyelesaikan permasalahan bidang teknik terutama dalam kasus aliran fluida, perpindahan panas dan berbagai fenomena fluida yang berhubungan seperti reaksi kimia. Pada penelitian pemodelan CFD ini bertujuan sebagai desain awal untuk mengetahui pengaruh dari aliran fluida yang melewati objek silinder yang terbelah. Terdapat tiga elemen utama dalam pemrograman CFD untuk menyelesaikan permasalahan aliran fluida yang melewati objek silinder terbelah ini, yaitu: (1) Pre-processor (2) Solver dan (3) Post-processor yang prosedur tersebut digunakan pada penelitian ini. Nilai aliran pada sisi inlet sebesar 0,0001 m/s atau dalam kondisi Re ≤ 5 atau dalam kondisi aliran laminar. Fluida yang digunakan dalam penelitian ini adalah fluida air dengan densitas 1,2 kg/m3. Kemudian grid system atau meshing yang dihasilkan adalah 21535 nodes dan 21194 elements. Kesimpulan dari penelitian ini menghasilkan bahwa pusaran aliran yang terjadi pada objek silinder terbelah lebih kecil jika dibandingkan dengan objek silinder, namun pusaran aliran yang terjadi masih lebih besar jika dibandingakan dengan objek persegi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Baananto, F. (2023). Desain Awal dan Analisa Computational Fluid Dynamics (CFD) Aliran Fluida Cair yang Melewati Objek Silinder Terbelah. IRA Jurnal Teknik Mesin Dan Aplikasinya (IRAJTMA), 2(3), 30–35. https://doi.org/10.56862/irajtma.v2i3.76

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free