Hubungan antara Parental Well-Being dengan Kualitas Relasi Orang Tua-Anak pada Orang Tua dengan Anak Autisme

  • Helmiyanti H
  • Fikrie F
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Autisme adalah gangguan neurologis yang mengganggu perkembangan, kemampuan komunikasi, dan kemampuan berinteraksi seseorang. Orang tua yang mempunyai anak dengan autisme pastinya mempunyai tantangan tersendiri di dalam pengasuhan yang bisa mengakibatkan pada permasalahan kualitas relasi orang tua-anak. Untuk mencapai kualitas relasi orang tua-anak yang positif, orang tua memerlukan kesejahteraan pada hidupnya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara parental well-being dengan kualitas relasi orang tua-anak pada orang tua dengan anak autisme. Metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala parental well-being dan skala kualitas relasi orang tua-anak. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan subjek yang terdiri dari orang tua yang memiliki anak autisme berjumlah 133 orang tua. Analisis data yang digunakan, yaitu korelasi pearson product moment. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara parental well-being dengan kualitas relasi orang tua-anak pada orang tua dengan anak autisme.

Cite

CITATION STYLE

APA

Helmiyanti, H., & Fikrie, F. (2024). Hubungan antara Parental Well-Being dengan Kualitas Relasi Orang Tua-Anak pada Orang Tua dengan Anak Autisme. Jurnal Psikologi, 1(4), 17. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2789

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free