Perempuan, Seni dan Pandemi

  • Sungkar A
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampai hari ini belum ditemukan obat Covid yang mujarab, masyarakat – dan peran besar perempuan dalam hal ini, mengusahakan bermacam-macam obat alternatif demi kesembuhan keluarganya. Kiranya upaya yang dilakukan perempuan untuk menanggulangi Covid, selain menggantikan suami untuk mencari nafkah, merupakan subyek yang menarik untuk dituangkan sebagai karya seni. Hal ini tidak terlepas dari telah bergesernya sikap masyarakat yang dahulu sangat berpikiran partriarkis menjadi lebih liberal. Seni memiliki fungsi sosial ketika membahas aspek kehidupan kolektif yang bertentangan dengan sudut pandang atau pengalaman seseorang. Pada bagian akhir diuraikan karya-karya yang berkembang di dunia karena terbawa oleh suasana yang ditimbulkan oleh pandemi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sungkar, A. (2022). Perempuan, Seni dan Pandemi. Dekonstruksi, 7(01), 4–30. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v7i01.101

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free