Abstract
Loofah merupakan produk yang sensitif terhadap lingkungan penyimpanan. Kelembapan dan suhu yang tidak terkendali dapat mempengaruhi kualitas dan daya tahan loofah . Salah satu tantangan utama dalam penyimpanan loofah dengan menjaga kondisi kelembapan dan suhu yang optimal. Kelembapan yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring kelembapan dan suhu pada penyimpanan gudang loofah dengan menggunakan humidifier guna menjaga kestabilan lingkungan penyimpanan. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Desain sistem mencakup sensor suhu dan kelembapan yang terhubung ke mikrokontroler arduino, yang mengendalikan humidifier untuk menjaga suhu dan kelembapan dalam rentang yang diinginkan. Pengujian dilakukan dalam kondisi simulasi gudang dengan variasi suhu dan kelembapan, serta pada gudang loofah yang sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dikembangkan mampu menjaga suhu dan kelembapan di dalam gudang loofah pada level yang diinginkan. Implementasi sistem ini dapat membantu mengoptimalkan kondisi penyimpanan loofah, mengurangi kerusakan produk, dan meningkatkan efisiensi penyimpanan.
Cite
CITATION STYLE
Bani, F. C., Matalata, H., Adam Firmansyah, A., Dipo Afriza, D., & Nanda Putri, L. (2024). Pengembangan Sistem Monitoring Kelembapan dan Suhu pada Penyimpanan Gudang Loofah dengan Penggunaan Humidifier. Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology, 3(02), 1–8. https://doi.org/10.61844/jemmtec.v3i02.767
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.