Abstract
Anggrek alam merupakan kekayaan yang dimiliki oleh suatu Kawasan, sehingga keberadaannya perlu diidentifikasi agar tidak terjadi kepunahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi anggrek alam di Kawasan Rawan Gangguan di Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang dan Bukit Baling Resort Kuantan Singingi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling melalui tahapan identifikasi baik dengan cara pengambilan hasil foto atau gambar dan spesimen hasilnya akan diidentifikasi dengan bantuan buku identifikasi. Kesimpulan penelitian ini adalah ditemukan 12 jenis anggrek dan 10 genera di Kawasan Rawan Gangguan Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang dan Bukit Baling, dari ketinggian 90 – 200 mdpl. Dari 12 jenis ini ada beberapa jenis yang terancam punah yaitu Grammatophyllum speciosum Blume hanya ditemukan di satu titik saja, Dendrobium aloifolium (Blume) Reichb.f, Robiquetia spathulata (Blume) J.J.Smith, Epigeneium sp, Cimbidium spp, ditemukan di 2 titik
Cite
CITATION STYLE
Heriansyah, P., Seprido, S., & Andriani, D. (2020). IDENTIFIKASI ANGGREK ALAM PADA KAWASAN RAWAN GANGGUAN DI SUAKA MARGA SATWA BUKIT RIMBANG DAN BUKIT BALING RESORT KUANTAN SINGINGI. Agro Bali: Agricultural Journal, 3(2), 164–170. https://doi.org/10.37637/ab.v3i2.583
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.