ANALISIS KEANEKARAGAMAN SPESIES PADA JARING INSANG DASAR MENURUT WAKTU PENANGKAPAN DI PERAIRAN DESA LABETAWI KOTA TUAL

  • Notanubun J
  • Thenu I
  • Ngamel Y
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Prinsip pengoperasian jaring insang dasar untuk mmenghadang ikan yang bermigrasi sehingga menyebabkan ikan menyentuh jaring dan terjerat pada insang. Keanekaragaman komunitas mewakili kepadatan spesies dengan melihat jumlah spesies dalam suatu perairan. Tujuan penelitian adalah;  (1) Menganalisis indeks keragaman spesies hasil tangkapan jaring insang dasar; (2) Menganalisis hasil tangkapan .jaring insang dasar berdasarkan perbedaan waktu penangkapan. Operasi penangkapan dilakukan pada pukul 05.00-08.00 wit waktu pagi dan pukul 17.00 -20.00 wit waktu senja. Analisis beda dengan Uji-Pangkat  Bertanda Wilcoxon untuk waktu penangkan pagi dan senja hari  dan untuk analisis keragaman menggunakan Uji statistik Indeks Shannon – Wienner. Hasil menunjukkan distribusi spesies berdasarkan waktu penangkapan  ditemukan Siganus canaliculatus dominan pada waktu pagi dengan jumlah 17 ekor, diikuti spesies Lethrinus atkinsoni 16 ekor sedangkan pada waktu senja, spesies yang dominan tertangap adalah spesies Lethrinus atkinsoni  dengan jumlah individu sebanyak 35 ekor dan spesies Siganus canaliculatus dengan jumlah individu  28 ekor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Notanubun, J., Thenu, I. M., Ngamel, Y. A., & Rahantan, A. (2024). ANALISIS KEANEKARAGAMAN SPESIES PADA JARING INSANG DASAR MENURUT WAKTU PENANGKAPAN DI PERAIRAN DESA LABETAWI KOTA TUAL. Jurnal Perikanan Unram, 14(1), 203–214. https://doi.org/10.29303/jp.v14i1.775

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free