PERUBAHAN TANDA VITAL PADA PASIEN HEMODIALISIS SEBELUM, SAAT DAN SETELAH HEMODIALISIS DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR

  • Sepdianto T
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hemodialisis adalah proses sebagai pergerakan larutan dan air dari darah pasien melewati membrane semipermiabel (dialyzer) ke dalam diasilat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perubahan tanda vital pada pasien hemodialisis sebelum, saat dan setelah hemodialisis di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Metode penelitian yang digunakan ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini melibatkan 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah sistolik mengalami penurunan sebesar 5,67 mmHg. Kemudian perubahan tekanan darah diastolik mengalami penurunan sebesar 2,33 mmHg. Perubahan frekuensi nadi mengalami peningkatan sebesar 4,43 x/menit. Frekuensi pernafasan mengalami penurunan sebesar 0,13x/ menit. Perubahan suhu mengalami peningkatan sebesar 0,03oC. Rekomendasi pada pasien hemodialisis agar memantau perubahan tanda vital agar tidak terjadi komplikasi dan gangguan hemodinamik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sepdianto, T. C. (2019). PERUBAHAN TANDA VITAL PADA PASIEN HEMODIALISIS SEBELUM, SAAT DAN SETELAH HEMODIALISIS DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR. Journal of Borneo Holistic Health, 2(2). https://doi.org/10.35334/borticalth.v2i2.712

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free