Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah terhadap distribusi agregat tanah, pengaruh pemupukan nitrogen terhadap distribusi agregat tanah, dan interaksi keduanya terhadap distribusi agregat tanah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) disusun secara faktorial dengan 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor pertama yaitu sistem olah tanah yang meliputi olah tanah intensif (T1), olah tanah minimum (T2) dan tanpa olah tanah (T3). Faktor kedua yaitu pemupukan nitrogen dosis urea 0 kg ha-1 (N0) dan 50 kg dosis urea ha-1 (N2). Variabel pengamatan meliputi persentase distribusi agregat, C- organik, dan data produksi kacang hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase distribusi agregat tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa olah tanah (T3) dan produksi kacang hijau tertinggi pada perlakuan pemupukan nitrogen dosis nrea 50 kg ha-1 (N2). Tidak terdapat interaksi antara sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen terhadap C- organik serta distribusi agregat tanah.
Cite
CITATION STYLE
Subandi, R. D., Afandi, A., Afrianti, N. A., & Banuwa, I. S. (2024). PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN NITROGEN JANGKA PANJANG TERHADAP DISTRIBUSI AGREGAT TANAH DALAM PERTANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) PADA TANAH ULTISOL. Jurnal Agrotek Tropika, 12(3). https://doi.org/10.23960/jat.v12i3.9440
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.