Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah memperbarui system destilasi dengan merancang intenet of things untuk metode pemantauan kondisi air, sehingga kondisi air dapat dipantau melalui smartphone. Perancangan ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai kendali utama dari sistem destilasi dan dalam perancangan internet of things ini menggunakan sebuah modul ESP8266-01 sebagai komponen pengiriman data dari sistem ke aplikasi blynk yang ada di smartphone. Pemantauan kondisi air pada system destilasi ini ada beberapa kondisi yaitu, kondisi kandungan pH pada air, konsentrasi air (kadar garam) dan di lengkapi juga dengan pemantauan ketinggian air pada bak penampung. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, implementasi internet of things untuk pemantauan kondisi air hasil destilasi ini berjalan dengan baik dimana tidak ada perbedaan penampilan parameter sensor antara LCD dan aplikasi Blynk, namun pada modul ESP8266-01hanya memiliki jarak tempuh maksimal sejauh 25 meter, adapun untuk delay pada modul ESP8266-01 dengan kondisi sistem off memiliki rata-rata delay sebesar 8 menit pada malam hari, 10 menit pada pagi hari, dan 12 menit pada malam hari dengan provider yang memiliki kecepatan rata-rata internet 12Mb/s. Dari data yang dihasilkan pada proses pengiriman data dari sistem menuju aplikasi blynk membutuhkan bandwidth sebesar 93B dan trhougput dengan rata-rata 57bps.
Cite
CITATION STYLE
Ramadhan, E., Ibrahim, I., & Sari, G. L. (2020). Implementasi Internet of Things untuk Pemantauan Kondisi Air Hasil Destilasi Otomatis. Electro Luceat, 6(2), 290–298. https://doi.org/10.32531/jelekn.v6i2.265
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.