Abstract
Latar Belakang : Epilepsi adalah kondisi gangguan neurologik yang paling sering ditemui. Pada negara berkembang, insidensi epilepsi lebih tinggi dari negara maju. Kejadian kejang pada epilepsi dapat dikurangi dengan pengobatan yang teratur akan tetapi tidak sedikit juga yang mengalami kejadian kejang berulang, hal ini dapat dipengaruhi beberapa faktor selain pengobatan yang tidak teratur. Salah satu faktornya adalah pengaruh dari kualitas tidur. Tujuan : Mengetahui lebih lanjut pengaruh kualitas tidur terhadap kejadian kejang pada epilepsy. Metode : Menggunakan studi literatur dari beberapa jurnal nasional dan internasional. Kesimpulan : Terdapat pengaruh kualitas tidur terhadap kejadian kejang pada pasien epilepsi.
Cite
CITATION STYLE
Louise Draven Rudyanto, D. F. (2020). Pengaruh Kualitas Tidur Terhadap Kejadian Kejang Pada Pasien Epilepsi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 897–901. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.425
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.