Abstract
Penelitian mengenai musik dalam arkeologi selama ini masih dirasa kurang diminati, karena sifatnya yang abstrak. Peninggalan musik sering menjadi pertanyaan apakah data berupa visual seperti relief dapat berbunyi? Sebagai akibatnya data aspek musik kurang diperhatikan. Misalnya dengan ditemukan nakara perunggu berbentuk genderang di Asia Tenggara pada permulaan abad ke-19 M. Perhatian para sarjana Eropa pada masa itu hanya pada bentuk, dekorasi dan fungsi.
Cite
CITATION STYLE
Ferdinandus, P. (1995). Alat Musik Perkusi Di Asia Tenggara (Sebuah Kajian Arkeomusikologi). Berkala Arkeologi, 15(3), 215–217. https://doi.org/10.30883/jba.v15i3.697
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.