SOSIALISASI PEMBELAJARAN HYBRID DI SMK PGRI SUKODADI LAMONGAN

  • Annas Susanto F
  • Yudianto F
  • Herlambang T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada saat ini SMK PGRI Sukodadi melakukan pembelajaran tatap muka yang diadakan secara dua shift yang menyulitkan para guru dalam memberikan materi, karena dengan waktu yang terbatas tetapi banyak materi yang harus disampaikan. Sehingga mengakibatkan materi yang diterima oleh siswa tidak sesuai kompetensi yang harusnya diterima. SMK PGRI Sukodadi Lamongan sangat memperhatikan capaian kompetensi pembelajaran peserta didiknya, sehingga peran guru dan tim Pendidik menjadi sangat penting. Akan tetapi waktu yang terbatas dalam memberikan materi pelajaran menjadi permasalahan tersendiri. Oleh karena itu sangat dibutuhkan sosialisasi pembelajaran hybrid yang bisa memudahkan siswa dan guru dalam menerima materi dan memberi materi pelajaran sesuai dengan kompetensi yang sudah ditetapkan. Dengan adanya pembelajaran hybrid yang akan diterapkan di SMK PGRI Sukodadi diharapkan dapat mengurangi gap dalam capaian pembelajaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Annas Susanto, F., Yudianto, F., Herlambang, T., & Wulan, T. D. (2022). SOSIALISASI PEMBELAJARAN HYBRID DI SMK PGRI SUKODADI LAMONGAN. SEMANGGI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(02), 153–159. https://doi.org/10.38156/sjpm.v1i02.222

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free