GURU SEBAGAI STORYTELLER DI SEKOLAH DASAR

  • Ririhena R
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Guru merupakan tenaga profesional yang berfungsi untuk merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembelajaran dan latihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Guru harus melibatkan diri sebagai motivator, fasilitator, inspirator, pembimbing profesi, dan intelengsi murid-muridnya secara optimal.  Dengan demikian guru harus menciptakan berbagai cara berupa metode, pendekatan dan teknik yang dapat digunakan untuk mencapai keberhasilan pembelajaran. Salah satu kegiatan apresiasi yang dapat mengembangkan pengalaman imajinasi dan estetika adalah kegiatan storytelling (Penceritera) yang dilakukan oleh guru disekolah. Storytelling memiliki nilai yang membawa kesenangan, mengembangkan perasaan, memperbaiki sikap, mengatur kontrol  sosial, membangkitkan antusiasme, merangsang  imajinasi, dan  interaksi murid. Dalam hal ini, storytelling merupakan kegiatan yang bersifat produktif, artinya dalam berceritera seseorang melibatkan pikiran, kesiapan  mental, keberanian, perkataan yang jelas, sehingga dapat dipahami oleh murid. Storytelling adalah satu  model pembelajaran yang meningkatkan apresiasi sastra  bagi murid SD.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ririhena, R. L. (2020). GURU SEBAGAI STORYTELLER DI SEKOLAH DASAR. PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogika Dan Dinamika Pendidikan, 8(1), 63–72. https://doi.org/10.30598/pedagogikavol8issue1page63-72

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free