Abstract
Teori yang ingin dibuktikan pada penelitian ini adalah teori hypodermic needle di mana pemberitaan media dapat mempengarhi persepsi masyarakat, dalam hal ini pada kasus terorisme dan radikalisme. Oleh karena itu disusunlah sebuah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberitaan terorisme di media massa terhadap persepsi masyarakat Makassar. Responden dalam penelitian ini diambil dari masyarakat Makassar yang berjumlah 1,469,601 sesuai Badan Pusat Statistik Makassar Sampel yang dipilih dalam penelitian ini sebanyak 384 orang dengan tingkat kesalahan yang digunakan 5%. Data penelitian diperoleh melalui survey responden dengan penyebaran kuisioner. Kemudian pengolahan dan analisis data dilakukan dengan analisis regresi linear sederhana menggunakan bantuan program SPSS. Dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberitaan terorisme di media massa terhadap persepsi masyarakat Makassar dinilai signifikan sebagaimana hasil regresi yang didapat nilai korelasi/hubungan (R) yaitu 0,435. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R square) yaitu sebesar 0,190, dan nilai adjusted R square sebesar 0,187 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (pemberitaan) terhadap variabel terikat (persepsi) adalah sebesar 18,7%.
Cite
CITATION STYLE
Yusuf, R., & Susanto, H. (2021). PENGARUH PEMBERITAAN TERORISME DI MEDIA MASSA TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT MAKASSAR. Medium, 9(1), 16–31. https://doi.org/10.25299/medium.2021.vol9(1).7442
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.