Abstract
Mungkin sebagian orang berpendapat, bahwa dengan modal keyakinan tauhidullah (meng-Esakan Allah) dalam iman dan telah melakukan kewajibannya kepada Allah melalui pelaksanaan rukun Islam (ibadatullah), mereka merasa telah menuntaskan kewajibannya secara syari’at. Akibatnya, seolah-olah kehidupan social dan mu’amalah dalam rangka ber-“hablum minannas”, tidak lagi urusan mereka. Pada hal pada urusan-urusan social dan mu’amalah tersebut, juga berkaitan dengan keimanan kepada Allah. Inilah inti daripada pemahaman yang bersifat operasional dari Teologi Sosial Islam dan yang urgen untuk dipelajari.
Cite
CITATION STYLE
Kamal, T. (2019). URGENSI STUDI TEOLOGI SOSIAL ISLAM. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Ilmu Komunikasi, 22–38. https://doi.org/10.15548/al-hikmah.v0i0.520
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.