Abstract
Sistem pengapian konvensional platina berfungsi untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan cara induksi elektromaknet dan menghubungkan serta memutus arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer pada pengapian. Dengan sistem TCI (Transistor Controlled Ignition) yang diletakkan di motor bensin sebaris 4 silinder 4 langkah 1500 CC tersebut diharapkan dapat meminimalisir konsumsi bahan bakar. Karena kerja dari platina dibantu oleh TCI (Transistor Controlled Ignition) sehingga plat platina bisa bekerja secara tepat untuk memutus arus dan menghubungkan arus pada plat platina. Apabila aliran listrik untuk menyalakan pengapian maksimal maka bisa membuat pembakaran lebih sempurna dan secara teratur. Tujuan dilakukaknnya penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan Transistor Controlled Ignition (TCI) dan platina terhadap konsumsi bahan bakar pada motor bensin sebaris 4 silinder 4 langkah 1500 cc Alat yang digunakan untuk mengukur konsumsi bahan bakar yaitu gelas ukur. Dari penelitian ini konsumsi bahan bakar yang menggunakan TCI pada RPM 3000 dihasilkan 297 ml/s, sedangkan pada pengapian platina pada RPM 3000 dihasailkan 313 ml/s. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan Transistor Controlled Ignition (TCI) dan platina terhadap konsumsi bahan bakar pada motor bensin sebaris 4 silinder 4 langkah 1500 cc.
Cite
CITATION STYLE
Sulisdiantoro, C. B., Nauri, I. M., & Mindarta, E. K. (2021). PERBEDAAN PENGGUNAAN TRANSISTOR CONTROLLED IGNITION (TCI) DAN PLATINA TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR BENSIN SEBARIS 4 SILINDER 4 LANGKAH 1500 CC. Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan Dan Pengajaran, 5(2), 1. https://doi.org/10.17977/um074v5i22021p1-6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.