Kualitas dan Keistimewaan Penafsiran Sahabat

  • BM B
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini membahas tentang peran sahabat dalam penafsiran al-Qur’an yang sangat krusial dalam menyebarkankan agama Islam, sebab merekalah yang menyaksikan dan mendampingi Rasulullah saw. saat wahyu dijelaskan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan penulis berusaha mendapatkan gambaran yang komperehensif melalui literature tafsir, jurnal dan buku-buku yang terdapat pembahasan tentang penafsiran di era sahabat. Hasil penelitian menunjukkan mereka yang terkenal mempunyai spsialisasi dalam bidang tafsir diantaranya : Ali bin Abu Thalib, Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud dan Ubay bin Ka’ab, dengan keistemewaan masing-masing mereka tidak hanya berperan dalam menyebarkan penafsiran juga menjadi rujukan para sahabat yang lain. Dikarenakan kedekatan sahabat dengan Rasulullah saw. jumhur ulama’ berpendapat kualitas penafsiran sahabat mencapai tingkatan marfu’, dan dengan pemahaman yang mendalam, kekuatan hafalan yang kuat dan kecerdasan otak sumber penafsiran sahabat tidak hanya riwayat (al-Qur’an dan hadis) tetapi juga berasal dari pemahaman dan ijtihad sahabat yang mendapatkan validasi dari Rasulullah saw.

Cite

CITATION STYLE

APA

BM, B. M. (2022). Kualitas dan Keistimewaan Penafsiran Sahabat. Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.30984/mustafid.v1i1.392

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free