Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi karbon beton self-compacting concrete (SCC) yang menggunakan fly ash dari limbah batu bara sebagai substitusi semen dalam jumlah tinggi. Substitusi dilakukan dalam variasi kadar 0%, 50%, 55%, 60% dan 65% fly ash, dengan tambahan 5% silica fume. Estimasi emisi CO2 dihitung berdasarkan proporsi semen aktif dalam campuran, sedangkan efisiensi karbon didefinisikan sebagai rasio kuat tekan terhadap emisi CO2 (MPa/ton). Hasil menunjukkan bahwa emisi beton menurun seiring peningkatan kadar fly ash, dengan pengurangan mencapai 68% pada kadar 65%. Efisiensi karbon tertinggi tercapai pada kadar fly ash 50%, sebesar 240,49 MPa/ton CO2. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kadar fly ash dan efisiensi (r = 0,879; p = 0,050), sementara regresi kuadratik menunjukkan bahwa kadar optimum berada pada rentang 41–50%. Temuan ini menunjukkan bahwa fly ash dari limbah batu bara dapat secara signifikan menurunkan emisi karbon tanpa mengorbankan kekuatan mekanik beton, sehingga mendukung arah pembangunan konstruksi berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Tiorivaldi, T., & Abriantoro, A. P. (2025). PEMANFAATAN FLY ASH DALAM BETON SCC: ANALISIS EMISI KARBON DAN KINERJA MEKANIK. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 10(2), 123–132. https://doi.org/10.52447/jkts.v10i2.8552
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.