Islam dan Budaya Di Banten: Menelisik Tradisi Debus Dan Maulid

  • Said H
N/ACitations
Citations of this article
342Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sejarah mencatat pada awal abad 19, Banten menjadi rujukan para ulama di Nusantara, bahkan di Asia Tenggara, khususnya tentang ilmu keIslaman. Kebudayaan Banten, yang nampak sederhana, sesungguhnya memiliki kompleksitas yang tinggi. Artikel ini mengetengahkan potret budaya Banten dengan memfokuskan pada dua pokok bahasan yakni atraksi debus dan tradisi Panjang Maulid. Penelitian menemukan bahwa beragamnya seni pertunjukan kesenian rakyat Banten, yang berkembang secara turun temurun, tidak terlepas dari pengaruh keagamaan, khususnya Islam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Said, H. A. (2017). Islam dan Budaya Di Banten: Menelisik Tradisi Debus Dan Maulid. KALAM, 10(1), 109. https://doi.org/10.24042/klm.v10i1.338

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free