Abstract
Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI pada tahun 2020 menyebabkan terjadinya penyesuaian kurikulum di level pendidikan tinggi. Oleh karena jenis kegiatan MBKM yang bervariasi, maka instrument penilaiannya pun akan bervariasi menyesuaikan dengan capaian pembelajaran yang diperoleh mahasiswa pada kegiatan MBKM yang ditempuhnya. Pada kegiatan MBKM mahasiswa juga diarahkan untuk mengembangkan hardskill dan softskill sehingga penilaian bersifat kualitatif. Teknik yang digunakan dalam proses penilaian secara kualitatif ini adalah teknik free form. Logika fuzzy merupakan suatu alat bantu yang dapat digunakan untuk proses penilaian yang bersifat kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran terkait penilaian kegiatan MBKM secara free form menggunakan bantuan dari logika fuzzy sebagai pendukung pengambilan keputusan penilaian kegiatan MBKM mahasiswa. Keunggulan dari logika fuzzy pada proses penilaian adalah pihak penilai atau asesor dapat menentukan aturan sesuai kebijakan penilaian, selain itu dapat meningkatkan akurasi dan konsistensi nilai.
Cite
CITATION STYLE
Rifanti, U. M., Pujiharsono, H., & Pradana, Z. H. (2023). Implementasi Logika Fuzzy Pada Penilaian Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 12(1), 250–260. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v12i1.50057
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.