Peran Perendaman dalam Larutan Kapur Sirih terhadap Sifat Keripik Kulit Mangga (Mangifera Indica L.)

  • Harsanto B
  • Saputra W
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kulit mangga merupakan salah satu limbah dari buah mangga yang jarang diolah menjadi produk pangan, seperti keripik. Perlakuan perendaman dengan larutan kapur sirih (Ca(OH)2 berpotensi dapat memperkokoh jaringan kulit buah mangga sehingga berpeluang menjadikan keripik kulit mangga memiliki tekstur renyah saat digoreng. Pembuatan keripik kulit mangga butuh evaluasi secara ilmiah untuk meyakinkan bahwa produk dapat dikonsumsi dan diterima masyarakat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sifat keripik kulit mangga setelah diberi perlakuan perendaman dengan larutan kapur sirih. Dalam studi ini, kulit mangga direndam dalam 1% dan 2% (b/v) larutan kapur sirih sebelum diberi adonan tepung dan digoreng. Setelah itu, keripik kulit mangga diamati dengan beberapa parameter, seperti kadar proksimat, warna, tekstur, dan sifat sensoris. Hasil menunjukkan bahwa kulit mangga yang direndam dalam 2% (b/v) larutan kapur sirih memiliki kadar air yang lebih rendah dan rasa yang lebih disukai panelis dibandingkan direndam 1% (b/v) larutan kapur sirih, meskipun tidak berbeda nyata dari segi tekstur. Temuan studi ini menjadi informasi ilmiah yang penting dalam menerapkan upaya pemanfaatan limbah dari buah mangga

Cite

CITATION STYLE

APA

Harsanto, B. W., & Saputra, W. D. (2023). Peran Perendaman dalam Larutan Kapur Sirih terhadap Sifat Keripik Kulit Mangga (Mangifera Indica L.). Jurnal Teknologi Agro-Industri, 10(1). https://doi.org/10.34128/jtai.v10i1.175

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free