Psikologi Pendidikan Akhlak: Integrasi Konsep Tazkiyatun Nafs Dengan Teori Moral Barat

  • Yusif El Fikri A
  • Mualimin M
  • Mukaffan M
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi antara konsep Tazkiyatun Nafs dalam Islam dengan teori moral Barat dalam konteks psikologi pendidikan akhlak. Topik ini dipilih karena adanya kesenjangan antara pendekatan spiritual Islam dan teori moral sekuler dalam pembentukan karakter peserta didik. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa penggabungan Tazkiyatun Nafs dengan teori moral Barat dapat menghasilkan model pendidikan akhlak yang lebih holistik, mencakup dimensi spiritual, kognitif, dan afektif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-komparatif terhadap literatur Islam klasik dan teori moral Barat (Kohlberg, Piaget, dan Gilligan). Hasil penelitian menunjukkan adanya titik temu pada aspek pengembangan kesadaran moral dan pengendalian diri. Integrasi ini penting karena memberikan dasar konseptual bagi pendidikan akhlak yang seimbang antara rasionalitas dan spiritualitas, sehingga relevan untuk diterapkan dalam sistem pendidikan modern.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusif El Fikri, A. F., Mualimin, M., & Mukaffan, M. (2025). Psikologi Pendidikan Akhlak: Integrasi Konsep Tazkiyatun Nafs Dengan Teori Moral Barat. QAYID : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 265–274. https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.607

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free