Abstract
Berdasarkan teori perkembangan peserta didik, diyakini bahwa setiap peserta didik lahir dengan lebih dari satu bakat. Setiap peserta didik mempunyai bakat yaitu kemampuan yang menonjol dalam salah satu aspek kepribadian, yang diperoleh sebagai pembawaan. Oleh karena itu, sejak lahir setiap peserta didik tidak ada yang bodoh, yang ada anak yang cerdas dalam aspek yang berbeda-beda. Kajian literatur ini terfokus pada pendekatan kecerdasan majemuk pada pembelajaran pendidikan jasmani untuk hidup sehat bagi peserta didik Sekolah Dasar. Pembahasan dalam kajian telaah ini supaya memberikan gambaran sejumlah strategi bagi guru pendidik jasmani untuk kegaitan belajar mengajar (1) teknik gerak dasar; (2) hubungan antara hidup sehat yang aktif, teori multiple intelligence, dan pembelajaran gerak lokomotor, gerak non lokomotor, dan gerak manipulatif (3) pendekatan Multiple Intelligence untuk mengajar dan belajar. Teori Multiple Intelligence menyatukan sumber daya intelektual dan bervariasi yang diberikan kepada peserta didik dan masyarakat dilingkungan sekolah maupun masyarakat umum. Mengintegrasikan teori Multiple Intelligence dengan prinsip-prinsip hidup sehat secara aktif yang dipelajari sebagai cara untuk perencanaan program, penyampaian program, pembelajaran peserta didik, dan untuk memfasilitasi evaluasi pembelajaran yang sesuai dalam program hidup sehat bagi peserta didik di sekolah dasar
Cite
CITATION STYLE
Taryatman, T., & Astuti, S. I. (2020). PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCE PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI UNTUK HIDUP SEHAT DI SEKOLAH DASAR. JOSEPHA: Journal of Sport Science And Physical Education, 1(1), 8–16. https://doi.org/10.38114/josepha.v1i1.58
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.