PENGARUH TINGKAT KECEMASAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKNIK MERODA DI MTS BAHRUL ANWAR CIPAKU

  • Umam Z
  • Risma R
  • Kardani G
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kecemasan sangat berhubungan erat dengan senam lantai khususnya meroda. Gerakan meroda yang bisa di bilang gerakan yang rumit untuk dilakukan dapat menyebabkan peserta didik merasa gugup, khawatir, takut dan cemas. Setiap individu memiliki tingkat kecemasan yang berbeda-beda. Jika tingkat kecemasan yang dimiliki peserta didik tinggi maka penampilan dan keberanian peserta didik akan menurun bahkan peserta didik bisa saja menjadi takut dan tidak mau melakukan gerakan teknik meroda. Penelitian ini secara umum memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa terhadap pembelajaran senam lantai teknik meroda di MTS Bahrul Anwar Cipaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX di MTS Bahrul Anwar Cipaku yang mengalami kecemasan terhadap pembelajaran senam lantai teknik meroda dengan jumlah siswa 20. Hasil penelitian diperoleh dari tingkat kecemasan siswa terhadap pembelajaran senam lantai teknik meroda di MTS Bahrul Anwar Cipaku disebabkan oleh faktor kekhawatiran (takut cidera), emosionalitas (perasaan malu dan tidak mempunyai keyakinan), gangguan dan hambatan dalam menyelesaikan tugas (kurangnya minat), pengalaman negatif pada masa lalu (riwayat ciderapada masa lalu). Kata Kunci: Kecemasan, Siswa, Teknik Meroda

Cite

CITATION STYLE

APA

Umam, Z. K., Risma, R., & Kardani, G. (2023). PENGARUH TINGKAT KECEMASAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKNIK MERODA DI MTS BAHRUL ANWAR CIPAKU. J-KIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan), 4(2), 572. https://doi.org/10.25157/j-kip.v4i2.10743

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free