Abstract
Pengerajin gerabagh di Desa sumedangan, Kaupaten Pamekasan menghadapi persaingan pemasaran dan kualitas seperti adanya peralatan rumah tangga berbahan plastik. Media pemasaran masih tradisional dan menggunakan satu media sosial yakni facebook. Pengerajin gerabah memasarkan hasil produksi dengan menunggu tengkulak dari luar Madura. Kondisi ini membuat pengerajin tidak leluasa menentukan harga jual karena harga sudah ditentukan tengkulak.Tujuan pengabdian memberikan pembekalan meningkatkan kualitas gerabah melalui penggunaan media promosi online dan label .Metode pengabdian yakni Kelompok 13 melaksanakan pelatihan pemberian label dan pemasaran online. Tim pengabdian mengundang pengerajin ke Balai Desa Sumedangan untuk memparktikkan promosi onlne dan pembuatan label. Pengabdian dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 9- 11 Agustus 2023. Hasil pengabdian, pengerajin dominan sudah berusia sekitar 50 tahun, antusias mengkuti pelatihan promosi online dan pembuatan label. Kegiatan pengabdian bisa disimpulkan promosi online bisa dilakukan semua kalangan, jika terjadi kesulitan maka generasi muda diberdayakan membantu pengerajin senior menerima teknologi dalam meningkatkan kualitas gerabah.
Cite
CITATION STYLE
Luaylik, N. F., Azizah, R. N., Fachrizi, Ach. R., Firmansyah, M. R., & Wahyuningsih, T. S. (2023). Pelatihan Meningkatkan Daya Saing Kualitas Kerajinan Gerabah di Desa Sumedangan, Kabupaten Pamekasan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 1880–1886. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.434
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.